Tampilkan postingan dengan label benyamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label benyamin. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juli 2017

Benyamin Sueb - SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (3)

By tri nandar | At 16.30 | Label : | 0 Comments
      Ini yaitu kelanjutan dari dongeng sang seniman betawi legendaris , buat yang belum baca dongeng sebelumnya , cek dulu ya.

Seniman Betawi Legendaris
Seniman Betawi Legendaris

·         Akhir Hayat

Sebelum final hayatnya , dikala seniman betawi legendaris ini sibuk bermain sinetron atau film televisi  Mat Beken dan Si Doel Anak Sekolahan pada tahun 1992 , Benyamin Sueb mengutarakan keinginannya kepada Harry Sabar untuk melaksanakan rekaman menyerupai penyanyi-penyanyi yang lainnya. Hingga kemudian bersama dengan teman-temanya , yaitu Harry Sabar , Keenan Nasution , Odink Nasution , dan Aditya , mereka membuat band Gambang Kromong Al-Haj dengan album "Biang Kerok". Lagu Biang Kerok dan Dingin-dingin menjadi andalan dalam album seniman betawi legendaris itu.

Dalam album itu , seniman betawi legendaris ini membawakan lagunya dengan sangat serius , namun tetap saja orang yang terlibat terpingkal-pingkal dikala Benyamin Sueb melaksanakan rekaman lagu I’m a Teacher dan Kisah Kucing Tua. Berbeda dengan lagu-lagu lain yang ia bawakan , dalam lagunya AmpunanMu , seniman betawi legendaris ini menyanyikannya dengan khusuk layaknya menyerupai berdoa. “Mungkin sudah tahu jikalau hidupnya tinggal sebentar” , terperinci Harry sebagai musik directornya. Dan benar saja , setelah album itu rilis , seniman betawi legendaris ini mengalami sakit keras sehingga rencana promosi  dan tour tak pernah terwujud sampai sekarang kecuali melaksanakan pentas-pentas kecilnya. Album tersebut yaitu album terakhir yang di bawakan oleh Benyamin Sueb , seniman betawi legendaris.
Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris
Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris
Sumber : goo.gl/NKCyPO


Dan di tanggal 5 September 1995 , seniman betawi legendaris ini mengalami koma jawaban serangan jantung setelah bermain sepak bola. Seniman betawi legendaris itu dimakamnya di TPU Karet Bivak , sempurna bersebelahan dengan makam sang sahabat , sobat , guru dan orang yang kuat dalam hidupnya , Bing Slamet. Hal itu dilakukan sesuai dengan wasiat yang ia tuliskan sebelum seniman betawi legendaris menghembuskan nafas terakhirnya. Ia bukan hanya seorang tokoh masyarakat betawi , namun ia yaitu seorang seniman betawi legendaris terbesar yang pernah ada. Karena itu , banyak masyarakat yang merasa kehilangan setelah kepergiannya. 

Walaupun seniman betawi legendaris itu telah pergi meninggalkan kita , namun masih banyak kenangan dan karya-karya yang dapat dinikmati sampai dikala ini. Masih penasaran dengan karya usaha Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris? Tunggu disini ya.



Artikel Terkait :
-          SOSOK DIBALIK RAMINTEN (1)
-          SOSOK DIBALIK RAMINTEN (2)
-          SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (1)
-          SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (2)

Sabtu, 29 Juli 2017

Benyamin Sueb - SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (2)

By tri nandar | At 20.30 | Label : | 0 Comments
    Nah , artikel ini merupakan kelanjutan dari dongeng Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris sebelumnya. Cek dulu disini.
     Dalam bahasan kali ini , yang dibahas ialah perjalanan karir seorang seniman betawi legendaris -   Benyamin Sueb. Simak terus kisahnya disini.

Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris
Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris
Sumber : goo.gl/7IvDzI
Copy

·         Karir

Pada awalnya , seniman betawi legendaris ini mencoba mendaftar jadi pilot , namun keputusan itu ditolak oleh ibunya. Akhirnya , alasannya tidak ada pilihan lain ia menjadi penjual roti dorong. Ia juga sempat bekerja di perusahaan bis PDD dan hanya sebagai kenek. Selama menjadi kenek , seniman betawi legendaris ini selalu disuruh sopirnya untuk korupsi. Korupsi dalam hal ini ialah mendapatkan bayaran dari penumpang namun tidak memperlihatkan tiket bisnya. Dan sialnya , ia ketahuan ketika ada razia.

Dengan menekuni dunia seninya , seniman betawi legendaris ini mengubah hidupnya dan keluarganya. Dengan lagu-lagunya ibarat Si Jampang , lalu kemudian Kompor Meleduk , dan Nonton Bioskop semakin melambungkan namanya.

Aduh emak enaknye
Nonton dua duaan
Kaye nyonye dan tuan
Di gedongan
Mau beli minuman
Kantong kosong glondangan
Malu ame tunangan
Kebingungan

Nonton Bioskop - Benyamin Sueb

Belum puas dengan pencapaian bakat nyanyinya , seniman betawi legendaris ini mencoba untuk bermain film. Film pertamanya Honey Money dan Jakarta Fair di tahun 1970 , dan banyak lagi film-film yang diperankan oleh seniman betawi legendaris ini.

Benyamin Sueb juga mempunyai perusahaan film sendiri , yaitu Jiung Film. Produksi film yang ia rilis diantaranya Benyamin Koboi Ngungsi (1975). Selain itu , seniman betawi legendaries ini menyutradarai film Musuh Bebuyutan (1974) dan Hippies Lokal (1976). Tak lama dari itu , perusahaan yang ia naungi mengalami kemunduran dan di tahun 1979 PT. Jiung Film dibekukan.

Seniman betawi legendaris ini juga mencar ilmu dengan seniman legendaries lainnya , ibarat Bing Slamet. Ia berkerja sama dengan Bing Slamet dalam hal bermusik ibarat di lagu Nonton Bioskop dan Brang Breng Brong. Selain itu , dalam hal film pun kedua seniman legendaris ini berduet ibarat di film Ambisi (1973). Benyamin Sueb menjalin kekerabatan bersahabat dengan Bing Slamet , alasannya itulah ia tak dapat membendung air matanya ketika sahabatnya itu meninggal dunia pada tanggal 17 Desember 1974.

Pada tahun 1973 , seniman betawi legendaris ini diajak bermain film oleh Sjuman Djaya dalam film Si Doel Anak Betawi , ia memerankan sebagai ayah dari si Doel , yang diperankan oleh Rano Karno. Dua tahun kemudian , Benyamin Sueb memainkan film sekuelnya , Si Doel Anak Modern (1975) dan mengantarkannya memperoleh piala citra.


Setelah berpuluh-puluh tahun lamanya , Rano Karno berinisiatif membuat sinetron dari film yang melambungkan nama Benyamin Sueb. Dan lagi-lagi seniman betawi legendaries ini memerankan tugas yang sama dengan film sebelumnya itu. 


Nah cuplikan di atas ialah latar belakang kehidupan Beyamin Sueb , Seniman Betawi Legendaris. Masih penasaran dengan dongeng usaha dalam meraih kesuksesan karirnya? Tunggu disini ya.

Artikel Terkait :
-          SOSOK DIBALIK RAMINTEN (1)
-          SOSOK DIBALIK RAMINTEN (2)
-          SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (1)
-          SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (2)

Benyamin Sueb - SENIMAN BETAWI LEGENDARIS (1)

By tri nandar | At 10.00 | Label : | 0 Comments
Seniman betawi legendaris berjulukan Benyamin Sueb , lahir di Kemayoran , Jakarta pada tanggal 5 Maret 1939. Benyamin Sueb sukses menjadi figur seorang seniman betawi yang melegenda , karena berkat seniman betawi legendaris itu budaya betawi dikenal di masyarakat luas bahkan hingga mancanegara.
Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris
Benyamin Sueb - Seniman Betawi Legendaris
Sumber : goo.gl/mW5fRD

·         Latar Belakang

Seniman betawi legendaris lahir dari pasangan Suaeb dan Aisyah dan merupakan anak bungsu dari delapan bersaudara. Di umur yang masih kecil yaitu 2 tahun , Benyamin Sueb kehilangan ayahnya. Dengan keadaan kondisi di keluarganya yang hidup pas-pasan , ketika umur 3 tahun seniman betawi kecil ini mengamen berkeliling kampung disekitar rumahnya. Ia mengamen di rumah tetangganya dengan menyanyikan lagu Sunda Ujang-Ujang Nur sambil menggoyangkan badannya , sehingga banyak yang terhibur dan tertawa melihak agresi lucunya itu. Bakat seniman betawi legendaris ini diturunkan dari kedua kakeknya , Saiti , peniup klarinet dan Haji Ung , pemain dulmuluk , sebuah teater rakyat.

Masa kecil seniman betawi legendaris ini membuat Orkes Kaleng dengan ketujuh saudaranya , Rohani , Moh. Noer , Otto Suprapto , Siti Rohaya , Moenadji , Ruslan dan Saidi. Orkes Kaleng yaitu membuat alat musik dari barang-barang bekas , menyerupai rebab dari bekas kotak obat , stem bass dari bekas kaleng besi drum minyak. Melalui orkes kaleng tersebut , kedelapan saudara itu sering membawakan lagu Belanda tempo dulu.

Dibanding dengan ketujuh saudaranya , hanyalah Benyamin Sueb yang memiliki cikal bakat sebagai seorang seniman betawi legendaris. Menginjak waktu sekolah dasar , ia bersekolah di Sekolah Rakyat Bendungan Jago. Seniman betawi legendaris ini sering ditraktir teman-teman sekolahnya karena sikapnya yang periang , lucu , terpelajar , disiplin dan suaranya yang bagus. Pada ketika kelas 5 SD , Benyamin Sueb pindah ke SD Santo Yusuf Bandung. Memasuki dingklik sekolah menengah pertama , ia bersekolah di Taman Madya Cikini. Di sekolah itulah , seniman betawi legendaris ini pembangkang , karena ia pernah melabrak gurunya sendiri dikarenakan takut tidak naik kelas karena nilai aljabarnya. Setelah lulus SMP , ia melanjutkan SMA di Taman Siswa Kemayoran.
"Emang kalo rejeki kagak kemane , Tapi kalo lu kagak kemane-mane mane mau dapet rejeki" - Benyamin Sueb
Seniman betawi legendaris ini kembali menekuni dunia musik setelah menikah dengan Hj. Nonnie pada tahun 1959 dengan membentuk Melodyan Boy bersama dengan sahabat sekampungnya di Kemayoran. Dengan adanya band itu , Benyamin hingga ketika ini terkenang dengan lagu andalannya , Si Jampang dan Nonton Bioskop.


Pada tahun 1979 , seniman betawi legendaris ini bercerai dengan istrinya , namun di tahun yang sama , ia kembalik rujuk dengan istrinya. Dari ijab kabul dengan Nonnie , istri pertamanya , seniman betawi legendaris ini dikaruniai 5 orang anak , Beib Habbani (Alm) , Bob Benito , Biem Triani , Beno Rahmat , dan Beni Pandawa. Dengan istri keduanya , Alfiah , seniman betawi legendaris ini dikaruniai 4 orang anak , Bayi Nurhayati , Billy Sabila , Bianca Belladina , dan Belinda Sahadati Amri.


Nah cuplikan di atas yaitu latar belakang kehidupan Beyamin Sueb , Seniman Betawi Legendaris. Masih penasaran dengan cerita usaha dalam meraih kesuksesan karirnya? Tunggu disini ya.



Artikel Terkait :
-          SOSOK DIBALIK RAMINTEN (1)
-          SOSOK DIBALIK RAMINTEN (2)
-          SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (1)
-          SANG MAESTRO BENGAWAN SOLO (2)
Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Rahasia Artis - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz