Tampilkan postingan dengan label Atlet Bulutangkis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atlet Bulutangkis. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Agustus 2017

Biografi Pebulutangkis Tontowi Ahmad

By tri nandar | At 00.51 | Label : | 0 Comments
Biografi Pebulutangkis Tontowi Ahmad
Tontowi Ahmad

Sosok Tontowi Ahmad pasti sudah tidak absurd bagi penggemar bulutangkis. Atlit berusia 26 tahun tersebut berhasil merebut gelar Juara Dunia 2013 dengan rekannya Lilyana Natsir. 

Tontowi Ahmad atau yang dekat dipanggil Owi ini merupakan anak laki-laki pasangan M. Khusni dan Masruroh. Ia dilahirkan di Banyumas , Jawa Tengah , 18 Juli 1987. Pebulutangkis dengan tinggi 178 cm ini dibesarkan di Desa Selandaka , Pemalang.

Biografi Pebulutangkis Tontowi Ahmad

Perjalanan Karir bulutangkis Tontowi dimulai di Pelatnas. Ia selama ini menjadi pemain pelapis di Pelatnas utama ganda campuran. Sebelum dipasangkan dengan Lilyana , Owi pernah turun di beberapa kejuaraan dengan partner berbeda-beda antara lain Greysia Polii , Shendy Puspa Irawati serta Richi Puspita Dili. Bersama rekan-rekan sebelumnya , Owi berhasil tercatat memenangkan beberapa pertandingan menyerupai Juara Vietnam Open Grand Prix 2007 , Juara Vietnam Challenge 2009 dan Juara juara Vietnam Challenge 2009.

Terpilihnya owi sebagai pengganti Nova pasangan lilyana sebelumnya , memperlihatkan penampilan yang apik di pertandingan pertamanya bersama Lilyana. Chemistry besar lengan berkuasa yang Owi-Butet tampilkan berhasil membawa pulang gelar juara di turnamen Macau Open Grand Prix Gold 2010.
Biografi Pebulutangkis Tontowi Ahmad

Tontowi semakin mantap mengumpulkan gelar juara bersama Lilyana yang berusia 2 tahun diatasnya. Beberapa torehan juara dari ganda campuran ini antara lain Juara Malaysia Open GP Gold 2011 , Juara Sunrise India Open Super Series 2011 , Juara Swiss Open 2012 , Runner-Up Yonex Denmark Open 2012 dan masih banyak lainnya. Dan menetapkan pasangan ganda campuran Indonesia ini menempati di posisi ke-3 Ranking Badminton World Federation. 

Dalam kehidupan langsung , Tontowi diketahui memiliki seorang kekasih berjulukan Michelle Harminc. Hubungan yang telah dibina semenjak memenangi All England 2012 ini sering disebut Owi sebagai semangatnya dalam berkarir. 
Prestasi yang membanggakan juga berhasil diciptakan oleh Pasangan ganda campuran Indonesia , Tontowi Ahmad/Liliana Natsir , sukses meraih medali emas setelah mengkandaskan perlawanan pasangan Malaysia , Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di Rio de Janeiro , Brasil yang bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71. Hal itu tentu menjadi kado terindah bagi Indonesia. 

PRESTASI
  • Juara Macau Open GP Gold 2010
  • Juara Indonesia Open GP Gold 2010
  • Juara Yonex Sunrise India Open Super Series 2011
  • Juara Malaysia Open GP Gold 2011
  • Juara Singapura Open Super Series 2011
  • Juara SEA GAMES 2011
  • Juara Kumpoo Macau Open 2011
  • Juara Yonex All England Badminton Championships 2012
  • Juara Swiss Open 2012
  • Juara India Open Super Series 2012
  • Juara Indonesia Open GPG 2012
  • Juara Kumpoo Macau Open Badminton Championships 2012
  • Juara Yonex All England Badminton Championships 2013
  • Juara Yonex Sunrise India Open Super Series 2013
  • Juara Li-Ning Singapore Open Super Series 2013
  • Juara BWF World Championship 2013
  • Juara Victor China Open Super Series Premier 2013
  • Juara Yonex All England Badminton Championships 2014
  • Juara OUE Badminton Singapore Open 2014
  • Juara French Open Super Series 2014
  • Juara Badminton Asia Championships 2015
  • Juara Celcom Axiata Malaysia Open 2016
  • Medali Emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016

Dan masih banyak lagi prestasi yang berhasil disabet oleh Tontowi Ahmad. Mungkin dongeng Owi seorang atlet badminton asal Banyumas dapat memotivasi dan menginspirasi generasi muda untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama Indonesia ,

Selasa, 08 Agustus 2017

Biografi Pebulutangkis Lilyana Natsir

By tri nandar | At 18.51 | Label : | 0 Comments

Biografi Pebulutangkis Lilyana Natsir
Lilyana Natsir
Sosok Lilyana Natsir pasti sudah tidak aneh bagi penggemar olahraga bulutangkis. Atlet yang berusia 26 tahun ini berhasil merebut gelar Juara Dunia 2013 bersama rekannya Tontowi Ahmad. 

Lilyana Natsir atau yang bersahabat disapa Butet merupakan anak kedua dari pasangan Beno Natsir dan Olly Maramis. Ia dilahirkan di Manado , Sulawesi Utara , 9 September 1985. Atlet yang memiliki ciri khas penggalan rambut pendek dan bergaya tomboy ini telah menjadi idola dan pujian masyarakat Indonesia.

Biografi Pebulutangkis Lilyana Natsir

Passion Butet pada olahraga bulutangkis muncul semenjak masih berusia belia dengan bergabungnya ia dengan klub bulutangkis Pisok , Manado dikala masih di sekolah dasar. Keseriusannya di dunia bulutangkis dibuktikannya dikala  ia memutuskan untuk hijrah ke Jakarta bergabung dengan klub PB Tangkas di Jakarta. Tidak perlu waktu lama , ia berhasil masuk dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas).
 
Pada perjalanan karirnya , Lilyana awalnya berpasangan bersama Vita Marissa di kategori ganda putri. kemudia ia mulai bersanding dengan Nova Widianto sejak 2004. Keputusan sang pelatih Richard Mainaky terbukti sukses besar. Pasangan kategori ganda campuran Nova-Lilyana berhasil menyabet segudang prestasi penghargaan. Namun 2009 jadi tahun terakhir pasangan ganda putri bagi Nova-Lilyana dikarenakan usia nova yang menjadi alasan utama untuk menyudahi pasangan dengan beda usia 8 tahun tersebut. Selepas kepergian Nova , Lilyana bersanding dengan rekan barunya , Tontowi Ahmad. Tak butuh waktu lama bagi Lilyana dan tantowi untuk menumbuhkan chemistry apik permainan di lapangan. Pasangan Butet- Owi pribadi menyabet  gelar juara di turnamen Macau Open Grand Prix Gold 2010. pasangan ini mulai menawarkan kapasitas dan chemistry mereka. 

Biografi Pebulutangkis Lilyana Natsir

Pasangan ganda campuran ini pun semakin mantap berprestasi. Beberapa deretan juara yang berhasil diraih antara lain Juara Malaysia Open GP Gold 2011 , Sunrise India Open Super Series 2011 , Swiss Open 2012 , Runner-Up Yonex Denmark Open 2012 dan masih banyak lainnya. Namun , diantara semua gelar juara yang berhasil mereka dapatkan , menjadi Juara dalam pertandingan Yonex All England Badminton Championships 2013 mampu dikatakan merupakan prestasi terbesar yang berhasil mereka torehkan. Hal tersebut alasannya yakni ganda campuran Indonesia terakhir kali keluar menjadi juara di pertandingan yang sama 33 tahun yang lalu. Tak hanya itu , Pasangan Owi dan Butet juga keluar sebagai juara dunia lewat ajang pertandingan BWF World Championship di Guangzhou , China. Mereka berhasil melumpuhkan ganda campuran tuan rumah , China , Xu Chen-Ma Jin.  Saat ini pasangan ganda campuran Indonesia ini sukses menempati posisi ke-3 Ranking Badminton World Federation.

PRESTASI
  • Olimpiade Musim Panas 2016 di Rio de Janeiro , Brazil (Medali Emas)
  • Olimpiade Musim Panas 2012 di London , Britania Raya (Medali Perunggu)
  • Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing , Republik Rakyat Tiongkok (Medali Perunggu)
  • Kejuaraan Dunia BWF 2015 di Istora Senayan di Jakarta , Indonesia (Medali Perunggu)
  • Kejuaraan Dunia BWF 2013 di Tianhe Sports Center di Guangzhou , Republik Rakyat Tiongkok (Medali Emas)
  • Kejuaraan Dunia BWF 2011 di Wembley Arena in London , Inggris (Medali Perunggu)
  • Kejuaraan Dunia BWF 2009 di Gachibowli Indoor Stadium di Hyderabad , India (Medali Perak)
  • Kejuaraan Dunia BWF 2007 di Putra Indoor Stadium di Kuala Lumpur , Malaysia (Medali Emas)
  • Kejuaraan Dunia BWF 2005 di Arrowhead Pond di Anaheim , California , Amerika Serikat (Medali Emas)
  • Piala Dunia Bulutangkis 2006 di Tiongkok (Medali Emas)
  • Asian Games 2014 di Gyeyang Gymnasium , Incheon , Korea Selatan (Medali Perak)


Dan masih banyak lagi Prestasi yang diraih oleh Lilyana Natsir selama perjalanan karirnya sebagai atlet pembulutangkis. Mungkin dongeng butet dapat memotivasi para generasi muda untuk terus berprestasi.


Simak dan Nantikan kisah-kisah Inspirasi lainnya. Baca Selengkapnya disini
Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Rahasia Artis - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz