Tampilkan postingan dengan label cross gender. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cross gender. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Agustus 2017

Biografi Didik Nini Thowok-3 : Maestro Tari yang Sukses Berkeliling Dunia

By tri nandar | At 14.23 | Label : | 0 Comments
Kecintaanya terhadap dunia tari sebesar kecintaanya terhadap negerinya Indonesia tercinta. Begitu banyak keinginan yang diinginkan untuk membangun bumi pertiwi ini. Berikut lanjutan biografi Maestro Tari Didik Nini Thowok yang dibagi menjadi dua adegan , harapan untuk Indonesia dan dongeng dibalik tarian cross gender yang dibawakannya :

penari ,  maestro tari , yogyakarta , Indonesia , cross gender , tradisional
Stage Make-up by Didik
  • Harapan untuk Indonesia
Indonesia yang terdiri dari banyak sekali tari tradisional ini seharusnya dapat dijadikan potensi ekonomi kreatif dan dapat menarik banyak devisa. Seharusnya pemerintah mendukung sepenuhnya para seniman biar dapat terus berkarya dan membangun negeri tercinta ini. Dari segi pertunjukan seni tari , di Indonesia hanya ada dua yang rutin dilaksanakan , adalah di Bali dan di Taman Safari. Bagi maestro tari ini , pinjaman dari pihak swasta dan pemerintah sangat diperlukan. Maestro tari ini berharap pemerintah dapat memfasilitasi dan meringankan pajak. Sebagai salah seorang seniman , ia sering menerima keluhan dari para seniman lain sebab tingginya pajak. Maestro tari ini berharap disetiap kota besar yang sarat akan pariwisata diadakan pertunjukan kesenian yang ditata secara profesional dan dapat diadakan setiap hari. Tentunya ini dapat membuka lapangan pekerjaan dan negara menerima devisa yang banyak.
 “belajar seni itu mengolah rasa”
Selain untuk kepeduliannya terhadap seniman dan pertunjukan seni , maestro tari ini juga peduli dengan generasi muda bangsa ini. Menurutnya , cowok luar negeri yang lebih tertarik dengan seni tradisional Indonesia dibanding cowok Indonesia ini sangat rumit. Kurikulum disekolah sebaiknya memasukkan muatan kesenian dalam mata pelajaran yang diajarkan. Menurut pengalaman maestro tari ini , “belajar seni itu mengolah rasa”. Pemuda sekarang kurang menyukai seni tradisional Indonesia sebab tidak diperkenalkan semenjak dini. Para cowok sekarang seharusnya bukan hanya sekedar menghargai , tetapi menjadi adegan dari seni tradisional itu sendiri. Di negara kita ini sudah dikenal bahwa profesi di di dunia seni tradisional tidak menjamin kehidupan ekonomi seseorang. Padahal walaupun memiliki gelar seni tari misalnya , tidak harus menjadi penari tradisional nantinya. Seperti yang dilakukan mestro tari ini , sebagai lulusan seni tari ia mampu berprofesi menjadi pengajar , menunjukkan talkshow , membuka pabrik untuk penyewaan dan penjualan kostum , sampai menjadi penata rias. Kaprikornus para cowok tidak perlu takut untuk menjadi adegan dari seni tradisional untuk negeri tercinta ini.

penari ,  maestro tari , yogyakarta , Indonesia , cross gender , tradisional
Didik dalam Sarah Sechan
Peran media pun tidak kalah penting untuk mengenalkan seni tari tradisional pada generasi bangsa ini. Banyak stasiun televisi belum menunjukkan porsi untuk seni tradisional.Sekarang stasiun televisi lebih banyak menayangkan talkshow yang sering tidak mempunya kelas , tetapi itu yang mempunya rating tinggi. Sungguh ironis rasanya. Beliau berharap media televisi lebih berperan lagi layaknya media cetak menyerupai ketika ini.




Bersambung...

Referensi :
Satu Indonesia - Didik Nini Thowok  : https://www.youtube.com/watch?v=yOejvaXL-Zg

Kisah sebelumnya :  
 
Kisah selanjutnya : Biografi Didik Nini Thowok-4 : Maestro Tari yang Sukses Berkeliling Dunia

Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca:) silahkan beri kritik atau saran melalui kolom komentar dibawah. Jangan lupa dishare!☺

Minggu, 20 Agustus 2017

Biografi Didik Nini Thowok-4 : Maestro Tari yang Sukses Berkeliling Dunia

By tri nandar | At 20.23 | Label : | 0 Comments
Inilah bab selesai dari biografi Didik Nini Thowok  Maestro Tari yang Sukses Berkeliling Dunia . Pada bab ini menceritakan wacana kisah dia memilih tarian cross gender.

cross gender , penari , maestro tari , keliling dunia , sukses , yogyakarta , temanggung
Didik sebagai Penari Cross Gender

•    Tarian Cross Gender
Didik Nini Thowok , maestro tari yang dikenal dengan tarian cross gender. Tarian ini dipilihnya alasannya ketika berguru tari di Temanggung , sang guru mengatakan kalau Didik menari sebagai laki-laki terlihat kurang maskulin. Kaprikornus hasilnya dia memilih untuk menari sebagai seorang perempuan. Awalnya pasti ada perasaan aib , tetapi lama-kelamaan merasa nyaman. Maestro tari ini pun mencicipi kalau menari sebagai laki-laki rasanya kurang pas. Sedangkan untuk menjadi penari harus berkespresi dan menjiwai , kalau penari sendiri merasa kurang pas , maka pembawaanya tidak bagus. 

cross gender , penari , maestro tari , keliling dunia , sukses , yogyakarta , temanggung
Aksi menari Didik Nini Thowok

Sering menjadi materi ledekan teman-temannya pun sudah sering maestro tari ini rasakan. Namun , dia bukanlah orang yang suka berkelahi. Kaprikornus , maestro tari ini sering memilih untuk memendamnya walaupun dalam hati sering merasa kesal. Introvert dan pemalu yaitu diri Didik yang sebenarnya. Namun , alasannya sering menari membuatnya merasa percaya diri. Ketika sudah berada diatas panggung , maestro tari ini merasa menyerupai rajanya panggung. Inilah cara dia untuk meyemangati diri ketika down dan membentuk dirinya untuk berani. 
"Yogyakarta itu kawah candradimuka , daerah untuk menggembleng seseorang. Pusatnya orang-orang pandai , saya berguru banyak ilmu dijogja”

Empat puluh tahun sudah dia berkarya di kota gudeg Yogyakarta. "Yogyakarta itu kawah candradimuka , daerah untuk menggembleng seseorang. Pusatnya orang-orang pandai , saya berguru banyak ilmu dijogja” , begitu jawaban maestro tari ini mengenai Yogyakarta. 

Sudah lebih dari seribu kali dia menari diatas panggung. Dalam seminggu mampu menari lebih dari sekali. Pengalaman ini membuatnya menguasai banyak tarian yang ada di Indonesia. baginya semua tarian mempunyai keindahan masing , sehingga sulit rasanya untuk memilih tarian mana yang paling bagus di Indonesia. Beberapa tahun lalu dia sempat berniat untuk membuat asosiasi penari di Indonesia. Beberapa seniman telah diajaknya untuk membentuk asosiasi ini , tetapi belum dibentuk saja sudah banyak yang pesimis. Akhirnya niat itu pun diurungkannya. 

Mimpi maestro tari ini memiliki sebuah daerah yang dapat memajang semua koleksinya di Temanggung kota kelahirannya. Kaprikornus , Temanggung lebih ramai dengan dunia seni dan dapat didatangi banyak orang. Dan hasilnya mampu mempunyai event-event didunia Internasional. Semoga tercapai mimpinya kelak Maestro Tari kita. Aamiin...

Referensi :
Satu Indonesia - Didik Nini Thowok  : https://www.youtube.com/watch?v=yOejvaXL-Zg

Kisah sebelumnya :  
 

Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca:) silahkan beri kritik atau saran melalui kolom komentar dibawah. Jangan lupa dishare!☺




Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Rahasia Artis - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz